Kebahagiaan Bersama Roma, Menambah Kedekatan Ibu

Kebahagiaan Bersama Roma, Menambah Kedekatan Ibu – Apa sih peran Ibu dalam keluarga? Menjadi seorang ibu dalam rumah tangga adalah “profesi” yang tidak bisa dianggap remeh. Menjadi ibu rumah tangga bukanlah hal yang mudah. Peran ibu tidak lain sebagai “tiang rumah tangga” amatlah penting bagi terselenggaranya rumah tangga yang harmonis yaitu keluarga yang sehat dan bahagia. Dia yang mengatur, dan membuat rumah tangga menjadi surga bagi anggota keluarga, serta menjadi mitra sejajar yang saling menyayangi bagi suaminya. Untuk mencapai ketentraman dan kebahagian dalam keluarga dibutuhkan peran Ibu yang bersahaja, yang dapat menjaga suami dan anak-anaknya, serta dapat mengatur keadaan rumah sehingga tertata rapi, menyenangkan, memikat hati seluruh anggota keluarga.

Dari sederet peran yang bisa dimainkan seorang Ibu di rumah tangga, dan 7 di antara peran penting Ibu dalam keluarga adalah :

Ibu sebagai manager
Ibu sebagai seorang manager, ketika mampu mengintegrasikan berbagai macam karakter, berbagai macam keadaan/kondisi anggota keluarganya ke dalam satu tujuan rumah tangga.

Ibu sebagai teacher
Ibu sebagai seorang teacher (guru), ketika mampu mendidik putra-putrinya, mengajarkan sesuatu yang baru, melatih, membimbing mengarahkan serta memberikan penilaian baik berupa reward maupun punishment yang mendidik. Menurut Drg. Lis Faizah Hanum, Mkes (dalam Event Media Launch Biskuit Roma, 25 Oktober 2013) bahwa Ibu merupakan sekolah yang paling utama dalam pembentukan kepribadian anak, serta sarana untuk memenuhi mereka dengan berbagai sifat mulia, salah satunya pola hidup sehat.

Ibu sebagai chef/cook
Ibu sebagai seorang chef, tentunya seorang Ibu harus pandai memutar otak untuk berkreasi menghasilkan menu-menu yang dapat diterima semua anggota keluarga, baik menu sarapan, makan siang, maupun makan malam.

Ibu sebagai nurse
Ibu sebagai seorang nurse (perawat), ketika dia tahu bagaimana telatennya merawat putra-putrinya, dari mulai mengganti popok ketika bayi, memandikan, menyuapi makan, sampai segala sesuatu yang dibutuhkan oleh putra-putrinya sekecil apapun beliau perhatikan, dan tidak bosan-bosannya mencurahkan kasih sayang dan perhatiannya yang begitu tulus.

Ibu sebagai accountant
Ibu sebagai seorang akuntan, ketika mampu mengelola APBK (Anggaran Pendapatan dan Belanja Keluarga) dengan sebaik-baiknya, bagaimana mengatur pengeluaran belanja bulanan dari mulai membayar listrik, telepon, PAM, kebutuhan anak sekolah, dan kebutuhan-kebutuhan lainnya yang tak terduga. Dan bahkan bagaimana seorang Ibu rumah tangga mampu membantu perekonomian keluarganya dengan tidak melupakan kodratnya sebagai Ibu.

Ibu sebagai design interior
Ibu sebagai seorang design interior, ketika dia dituntut menciptakan/menata berbagai furniture yang ada di rumahnya untuk menciptakan suasana baru, tidak membosankan anggota keluarganya.

Ibu sebagai doctor
Ibu sebagai seorang doctor, bagaimana seorang ibu harus mampu mengupayakan kesembuhan dan menjaga putra-putrinya dari berbagai hal yang mengancam kesehatan. Berbagai cara dilakukan untuk menjaga anggota keluarganya tetap dalam keadaan sehat.

Dari beberapa peran seorang Ibu yang telah tepapar di atas, menunjukkan bahwa peran Ibu sangatlah utama. Sebagai ibu rumah tangga yang baik tentunya berusaha untuk tidak bosan terus mempelajari ilmu-ilmu yang akan mendukung terhadap eksistensinya sebagai ibu rumah tangga. Hal ini diakui oleh Fenita Arie (aktris sekaligus presenter TV), “kesulitan seorang Ibu, ketika dia harus mampu membagi waktu aktifitasnya. Apalagi wanita karir seperti saya”. Pengakuan Fenita tidak lantas membuatnya melupakan tugas utama sebagai seorang Ibu. Baginya, peran Ibu adalah modal terjaminnya keluarga yang sehat dan harmonis, terutama untuk urusan kesehatan makanan. “Sebagai seorang Ibu dan seorang istri, saya tidak ingin sembarangan dalam memberikan produk makanan ringan kepada keluarga saya”, jelas Fenita Arie.

Hal ini diperkuat oleh Drg. Lis Faizah Hanum, Mkes selaku Kepala Biro Pemberdayaan Perempuan, Anak dan KB, Pemprov Sumatera Utara yang mengatakan untuk mendapatkan keluarga yang sehat antara lain harus dimulai dengan makanan bergizi dan kandungan yang sehat.

Dari pengalaman inilah Roma Mayora memahami keinginan dan kebutuhan konsumen Indonesia, salah satunya kebutuhan seorang Ibu. Menyediakan makanan ringan merupakan tradisi bagi keluarga di seluruh Indonesia. Roma sangat memahami kebutuhan keluarga Indonesia akan makanan ringan yang baik, lezat dan bernutrisi. Selain itu, produk Roma juga sangat terjangkau harganya dan bisa didapat di outlet mana pun. Seperti yang diutarakan Fenita Arie, “ Selain rasanya enak, dalam memilih biskuit saya pasti melihat merek dan juga kandungan nutrisinya. Itulah sebabnya kami sekeluarga memilih produk biskuit berkualitas dari Roma”. Roma sangat memahami peran seorang Ibu Indonesia. Roma mampu meramu keinginan dan kebutuhan seorang Ibu menjadi suatu produk yang berkualitas.

Untuk menghasilkan setiap keping biskuit yang lezat, Roma sangat antusias dalam bekerja keras untuk benar-benar memahami dan menggali apa yang konsumen inginkan, itulah mengapa konsumen hingga saat ini mempercayakan Roma sebagai makanan ringan yang paling tepat untuk seluruh keluarga. Rahasia dibalik lezatnya Roma yang terdapat pada penggunaan bahan baku berkualitas (misalnya: gandum yang digunakan harus memenuhi 5 kriteria kualitas), penguasaan seni dan teknologi baking (dengan menggunakan teknologi oven terbaru dan dipadu dengan keahlian master baker yang memiliki lebih dari 20 tahun pengalaman), dan juga penerapan standar kualitas control yang ketat dan berulang (misalnya: penggunaan teknologi robotic pada teknologi pengemasan untuk menghindari 39.000 jenis bakteri yang terdapat pada tangan manusia).

Dedikasi, semangat, dan komitmen Roma inilah yang menjadi peluncuran logo baru Roma dengan tagline “Serving Goodness and Happiness”. Sebuah kalimat sederhana yang merupakan perwujudan dari komitmen Roma pada kualitas produk yang dihasilkan sekaligus dedikasi Roma dalam memberikan kebahagiaan bagi keluarga di Indonesia. Oleh karena itu Drg. Lis Faizah Hanum, Mkes menghimbau kepada Ibu/Perempuan di Sumatera Utara untuk meningkatkan peran dalam keluarga untuk menciptakan kesadaran gizi baik dan juga memilih makanan yang baik termasuk makanan ringan seperti Roma.

Betapa mulia peran seorang Ibu rumah tangga, sebuah pekerjaan yang memerlukan banyak keilmuan dan keahlian. Ayo, Ibu Indonesia.. Mari dimulai dari keluarga, budayakan pola hidup sehat, berikan edukasi dan informasi yang tepat, serta perilaku sehat pun akan menjadi bagian dari keluarga anda.

Semoga anda semua bisa menjadi seorang Ibu yang “super mom”, senantiasa memberikan yang terbaik bagi keluarga anda bersama Biskuit Roma .

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *