Masih Ingat Tidak Bagaimana Cara Masukin Gajah Ke Kulkas?

Kalau kita sejenak mengenang kembali masa kecil, saat dimana kita dikasih teka-teki seperti ini, “Ayo adik-adik, gimana cara masukin gajah ke dalam kulkas. Ayo siapa yang tahu?” Sudah pasti ya bagi logika seorang anak kecil, ini tidaklah mungkin bisa dilakukan. Sekarang, hal membingungkan seperti ini aku alami lagi.

Kejadiannya pas waktu ikutan salah satu kegiatan ifthor jama’I yang dilaksanakan oleh tiga komunitas di Kota Medan, One Day One Juz (ODOJ) Medan, Pejuang Subuh Medan, dan Sahabat Hijrahku. Tiba-tiba seorang gadis berhijab panjang dan bercadar ini mencuri perhatianku. Bukan, perhatianku teralihkan bukan karena ia bercadar. Melainkan dengan apa yang ia pegang.

Awalnya aku masih segan ingin bertanya itu produk apa. Berhubung aku lebih mengenal Keke yang merupakan salah satu anggota Sahabat Indonesia Berbagi (SiGi) Medan, akhirnya aku mendekatinya dan bertanya,

“Ke, itu apa?”

“Oh ini kak? Cake in jar kak”

“Lucu ya.. cake bisa masuk ke dalam botol begitu”

“Iya kak, pesanlah kak. Terus posting di akun kakak”

Mendengar celetukan itu, gadis bercadar tadi tercuri juga perhatiannya dan mengulurkan tangannya sembari berkata, “Assalamualaikum, Duha kak.” Oh, ternyata nama si gadis itu indah sekali, Duha. Seindah mata miliknya. Entah, kenapa aku memang selalu suka memperhatikan mata siapa saja yang telah berhasil mencuri perhatianku.

“Mau pesan cake in jar-nya kak?”

“Iya dek, keknya kakak mau. Berapa satunya dek?”

“Tiga puluh lima ribu saja kak satunya. Bebas kakak mau pesan varian yang mana”

Mungkin kamu bingung apa sih yang membuatku begitu tertarik dan ingin menuliskan cerita ini. Jadi begini, memang sih ini bukan produk baru. Sebelumnya aku sudah pernah tahu produk ini saat main ke Bandung sekitar 2 tahun lalu. Hanya saja yang membuatku tertarik dan ingin menceritakannya di sini, karena aku terpikat dengan semangat si gadis penjualnya, ya Duha si gadis cadar pemilik mata indah itu.

Petang itu mataku tidak terlepas dengan gerak-geriknya, yang membongkar tas tentengnya, lalu membagikan ke teman-temannya. Ya, mungkin mereka itu orang-orang yang sudah mengorder lebih dulu. Ada juga hal yang berbeda dari produk yang ia bagikan. Tidak hanya dalam kemasan botol (baca : jar), ada juga yang dalam kemasan kotak. “Ini menarik, karena yang kemarin aku lihat di Bandung hanya dalam kemasan botol,” gumamku dalam hati.

Masih Ingat Tidak Bagaimana Cara Masukin Gajah Ke Kulkas?

Kurang lebih seminggu yang lalu pesenanku, tepatnya Kamis malam. Aku menerima orderanku. Ya, Duha memilihkan varian cheese cake dengan toping selai strawberry untukku. Padahal aku juga tidak ada request rasa apa yang aku inginkan. Seolah dia sudah tahu rasa apa yang jadi favoritku. “Cerdas, pilihan yang pas. Berarti anak ini punya sense of belonging ke konsumennya,” tebakanku saja dalam hati. Entah pun memang itu salah satu varian favorit yang sering orang pesan, hahaha. Tapi enggak apa, aku menganggap ini sebagai poin plus untuk Duha yang sudah berhasil mencuri hati konsumen yang tipikalnya sepertiku.

Sesampai di rumah, entah kenapa rasanya mau memakan kue ini kok ada rasa enggak tegaan gitu, “Duh sayang kali, terlalu cantik untuk di makan.” Lucunya, kue itu aku biarkan satu malam berada di kulkas. Ya, ini lucu. Aku jadi geli sendiri mengingat tingkahku itu. Akhirnya aku memutuskan untuk memakan kue itu sore hari, saat duduk santai di dapur bareng mamaku.

“Apa itu nak?”

“Cake in jar, ma”

“Bolu ya?”

“Iya ma, cantikkan ya?”

“Kok gitu ya bentuknya, di botol gitu. Cemana itu cara masukinnya?”

Ahaha, pertanyaan yang sama ketika aku pertama kali melihat bolu ini. Jadi, fenomenalnya teka-teki “Bagaimana cara masukin gajah ke dalam kulkas?” sudah sama eksisnya dengan “Bagaimana cara masukin bolu ke dalam botol?” Jawabannya pun pastilah sama, buka botolnya, masukkan adonan bolu yang sudah mateng ke dalam botol, oles selainya, tambahkan white cream ke dalamnya, finishing dan jadilah cake in jar ini. Betul? Ya, sudah benar itu.

“Nah kak, gimana dengan kualitas rasa?” Kualitas rasa ya, menurutku rasanya sudah pas. Pas manisnya, pas porsinya, dan pas lemaknya. Hanya saja, ada sedikit masukkan nih buat cake in jar miliknya Duha. Mungkin bisa coba diinovasikan dengan bolu yang lebih padat lagi, sehingga cemilan ini bisa menjadi pengganti makan siang bagi mereka yang tidak sempat istirahat di sela-sela kesibukkannya. Rasa lemaknya sudah pas, tetap dipertahankan, begitu juga manisnya. Kualitas dari selai strawberry-nya juga aku suka, karena aku pernah mencicipi selai strawberry yang asam dan kecut. Tapi di produk cake in jar  milik Duha, komposisi rasanya sudah pas.

Product Package

Product Package

Ada beberapa varian rasa yang ditawarkan dan bolehlah kita icip satu per satu, enggaknya mahal. Paslah harga kantong mahasiswa, hahaha. Berikut beberapa varian rasa dari cake in  jar :

  1. Varian Cake : coklat, vanilla, dan keju.
  2. Varian Toping : strawberry, blueberry, cheese, coklat Kit Kat, Ceres, choco chip, dan oreo.

Nah, ada yang seru lagi dari produknya doi. Katanya untuk toping boleh dikombinasi 3 rasa dalam satu varian cake dengan harga yang sama, Rp 35.000,-

Cara Memesan Bolu Dalam Botol Tak Sesulit Memasukkan Gajah Dalam Kulkas

Ya, benar sekali ini. Jangan ragu, jangan bimbang ini solusi bagi kamu yang sudah mulai tergiur dari awal ceritaku tadi. Gampang kali kok cara mesannya, cukup buka instagram kamu, terus ketik @kulineronline_kol dan follow. Selamat memesan kuliner pilihan kamu secara online. Sederhana yes? Ya doongg.. sesederhana itulah bisnis online. Tidak perlu modal besar untuk buka toko dan puyeng mikir dana promosi, kamu sudah bisa klik klak klik kluk, tinggg.. jadi deh bisnis mandiri yang siap kamu jalani kapan pun mau dioperasikan.

“Terus kak, ongkos kirimnya gimana? Nomor kontaknya kak?” Yaela neengg, baca dong bio instagram-nya, semua info komplit di situ, kecuali info jodoh ya, eeeaakk. Kalau kamu sudah kepoin akun instagram Kuliner Online (KOL), jangan heran kalau sangat banyak varian cemilan yang mereka tawarkan ya. Judul lapaknya saja sudah KOL, wajar kalau segala macam jenis cemilan di sana ada. Tapi yang terpenting, produk KOL merupakan olahan rumah. Jadi, jangan ragu akan kebersihan dan kualitas dari kuliner mereka.

Sekilas Tentang KOL

Enggak produknya, enggak nama lapaknya, sama-sama membuat aku tercuri perhatian. Duh bikin baper saja sih neng. Tapi, ini patut aku acungi jempol. Lho kenapa? Ya, karena Duha sudah berhasil membangun self impression of customer, bagaimana seorang wirausaha mampu menciptakan brand image pada produknya agar mudah diterima dan melekat dalam ingatan oleh orang banyak. Wajar saja, kalau kamu dengar kata KOL, pasti yang terlintas sayur hijau yang siap rebus untuk disantap. Hahaha. Tapi bukan, itu singkatan dari Kuliner Online.

“Nah, cake in jar ini awak mulai sejak tahun lalu kak. Tepatnya bulan tiga gitu. Sudah genaplah setahun. Nah, ini semuanya buatan rumah tapi enggak sendiri, Duha kerja sama bareng teman Duha. Memilih usaha ini karena memang suka saja sama kuliner yang anti-mainstream gitu kak. Dan menu kulinernya itu bukan cake in jar saja kak. Ada banyak lagi yang lain. Tapi memang yang favorit konsumen itu ya cak in jar,” tutur gadis yang merupakan mahasiswi jurusan Hukum Ekonomi Syariah di Universitas Islam Negeri Sumatera Utara.

Tapi jika diperhatikan dari akun instagram miliknya, jumlah followers dan interaksi netizen masih rendah. Harusnya dengan modal brand image yang sudah dia ciptakan itu, bisa menjadi kekuatan besar dalam menerapkan product branding melalui media sosial. Sebab, untuk memanfaatkan media sosial sebagai media promosi, kamu cukup memiliki 3 hal : menemukan apa yang menjadi ciri khas produk kamu, fokus pada tema produk kamu, dan konsistensi postingan di jam prime time. Semoga sukses ya neng Duha untuk bisnis online-nya.

Masih Ingat Tidak Bagaimana Cara Masukin Gajah Ke Kulkas?

“Bisnis itu investasi masa depan, bisnis itu aset kekinian. Yang muda wajib berbisnis karena pemuda adalah agent of change. Melalui bisnis anak muda turut memecahkan masalah pengangguran dan Rasulullah saw juga telah berdakwah bahwa 9 dari 10 pintu rezeki itu adalah berbisnis.”

[Adduha Rizqah]

 

Sekian artikel “Masih Ingat Tidak Bagaimana Cara Masukin Gajah Ke Kulkas?” ini aku bagi, semoga tidak ada lagi yang bertanya bagaimana cara masukin bolu ke dalam botol ya, sama saja kok caranya. Yuk, mulai untuk berbisnis kawan!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *