Tips dan Trik Pemula yang Berwirausaha

Perkemabangan teknologi menuntut para pebisnis terus berinovasi dalam usahanya. Banyak hal yang menjadi pertimbangan dalam persaingan, terlebih bagi mereka yang pemula. Akan tetapi, bukan berarti kamu tidak bisa lebih unggul dari pemain senior. Seperti apa kiatnya? Mungkin ini pertanyaan yang timbul dalam benak para pemula dalam dunia bisnis. Seharusnya kamu bukan berangkat dari “Kiat Cepat Usaha Sukses”, tetapi kenali produk seperti apa yang akan kamu tawarkan dan siapa yang menjadi target marketnya. Dengan begitu kamu akan tahu strategi tepat untuk memasarkan produk tersebut.

Sukses

Pengenalan Produk

Fase pengenalan adalah periode awal dimana konsumen diinformasikan mengenai produk yang ditawarkan. Promosi produk tersebut dimaksudkan untuk memperkenalkan produk dan membuat konsumen menyadari akan keberadaannya. Oleh karena itu, ada beberapa hal yang harus diperhatikan marketer, yaitu:

Jenis Produk : meliputi kategori, merek, terminologi, atribut/fitur, harga, dan kepercayaan mengenai produk. Dengan kamu mengetahui jenis dari produk yang akan ditawarkan, maka akan sangat mudah untuk menentukan siapa yang akan menjadi target pasarnya. Misal: produk pakaian bayi, berarti target marketnya yaitu para ibu hamil.

Market (konsumen) : kuasai persepsi yang dimiliki para konsumen, sebab keputusan pembelian produk (purchase) berawal dari bagaimana konsumen memiliki persepsi pada produk yang ditawarkan, yaitu:

  • Faktor pelaku persepsi : yaitu dari interpretasi tentang apa yang dilihat konsumen. Ini dipengaruhi oleh karakteristik individual yang turut berpengaruh seperti sikap, motif kepentingan, minat, pengalaman dan harapan.
  • Faktor sasaran persepsi : dapat berupa orang, benda atau peristiwa.
  • Faktor situasi : merupakan keadaan konsumen ketika melihat sesuatu dan mempersepsikannya.

 

Pengaruh Situasional

Memahami perilaku konsumen berarti kamu harus mengetahui terlebih dahulu mengenai konsumen, yaitu stimulus-stimulus apa yang mempengaruhi persepsi mereka. Sehingga kamu tahu pada situasi seperti apa respon itu akan terjadi, sebab konsumen sering bereaksi dan berprilaku sangat berbeda tergantung pada situasi yang dialaminya. Beberapa situasi yang mempengaruhi perilaku konsumen, yaitu:

The Communication Situation : situasi saat konsumen menerima informasi seputar produk. Pesan akan efektif disaat konsumen memang tertarik dan benar-benar menyimak.

The Purchase Situation : situasi saat proses pembelian dilakukan.

The Usage Situation : situasi saat konsumen menggunakan produk yang ditawarkan. Jenis produk dan waktu penggunaan harus sesuai.

Ritual Situation : situasi dimana tingkat konsumsi konsumen sangat tinggi akan kebutuhan produk. Missal: pada momen lebaran, natal, hari kemerdekaan, dll.

Dengan kamu mampu menguasai beberapa situasi ini, maka penawaran produk yang akan  dilakukan menjadi lebih efektif. Ini yang sering diabaikan beberapa pelaku bisnis, justru dengan mereka menguasai beberapa situasi ini maka jumlah pelanggan pun akan meningkat.

 

Strategi Bagi Pemula

Melakukan Riset Konsumen : bertujuan untuk mengetahui karakteristik pelanggan serta produk apa saja yang biasa menjadi target market. Hal ini dapat dilihat seperti usia, gender, psikografis, harga, daya beli pengguna online, serta yang diminati oleh pasar online.

Menentukan produk yang akan dijual : kamu harus menentukan produk yang dapat dijual oleh pelanggan sesuai dengan target market yang disasar. Selain pemilihan produk, penentuan harga menjadi faktor utama bagi pembeli, berikan harga yang adil agar pembeli tidak merasa dirugikan.

Memasang dan Memasarkan Produk secara online : baik secara situs berbayar atau gratis. Hal ini efektif bagi pemula karena tidak membutuhkan biaya promosi yang terlalu besar. Pastikan barang yang akan dipasang memiliki penjelasan produk secara benar dan detail baik secara tulisan, gambar atau video. Dilakukan dengan menggunakan social media (Facebook, Twitter, Pinterest, YouTube, dll), dengan memasukan kedalam forum-forum atau milist, yang sesuai dengan segmen yang disasar. Pemilihan kata kunci atau “keyword” dalam penulisan barang yang dijual menjadi utama agar memudahkan calon dalam mencari barang.

Menjaga dan memelihara pelanggan : lakukan penawaran menarik seperti memberikan diskon, bonus, reward, respon dengan cepat, memberikan jawaban yang bijak serta kemudahaan dalam melakukan transaksi. Hal ini bertujuan agar konsumen merasa dirinya diutamakan. Mereka secara tidak langsung akan mempromosikan bisnis kamu dan dapat meningkatkan pengunjung dan penjualan produk ke depannya.

Masih ragu untuk memulai usaha? Don’t worry! Kenali produk, kuasai situasi, dan terapkan strateginya. Maka persaingan bisnis dalam genggaman kamu.

2 Comments
  1. Tajud ghifary

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *